Yogyakarta, 10 Juli 2026 – PT Asaba melalui Divisi Surveying berpartisipasi dalam Talkshow AKSARA 2026 yang diselenggarakan oleh KAMAKARA Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta dengan dukungan dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan industri untuk berbagi wawasan mengenai perkembangan teknologi yang mendukung praktik arsitektur dan pelestarian bangunan bersejarah.
Sebagai mitra industri, Asaba memperkenalkan penerapan teknologi 3D Mapping melalui solusi FJDynamics LiDAR Trion P2, sebuah perangkat SLAM LiDAR yang dirancang untuk menghasilkan akuisisi data spasial secara cepat dan efisien. Dengan desain yang ringkas dan workflow yang sederhana, perangkat ini menjadi pilihan yang sesuai untuk kebutuhan dokumentasi bangunan, pemodelan tiga dimensi, hingga pengembangan Building Information Modeling (BIM), termasuk pada studi kasus arsitektur dan pelestarian bangunan heritage.
Berbagi Wawasan Mengenai Penerapan SLAM LiDAR dalam Arsitektur

Dalam sesi diskusi, tim Asaba memaparkan bagaimana teknologi SLAM (Simultaneous Localization and Mapping) dapat mendukung proses dokumentasi bangunan secara lebih efisien dibandingkan metode konvensional. Melalui teknologi ini, proses pengambilan data tidak lagi bergantung pada penempatan alat di banyak titik, sehingga mampu mempercepat pekerjaan lapangan tanpa mengurangi kualitas data yang dihasilkan.
Asaba diwakili oleh Lilik Riyadi selaku Sales Representative dan Wahyu Widiatmiko selaku Technical Support Manager. Kehadiran tim Asaba juga didampingi oleh Aditya Arie Wibowo, Regional Representative Indonesia dari FJDynamics, yang turut memberikan perspektif mengenai perkembangan teknologi reality capture dan implementasinya di berbagai sektor.
Diskusi tidak hanya membahas aspek teknis perangkat, tetapi juga menyoroti bagaimana teknologi 3D mapping dapat dimanfaatkan dalam mendukung digitalisasi aset, dokumentasi bangunan eksisting, hingga penyusunan data spasial yang lebih akurat sebagai dasar proses perencanaan dan konservasi.
Demonstrasi Langsung Pemindaian Gedung Kampus
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Asaba juga menyelenggarakan sesi demonstrasi penggunaan FJDynamics LiDAR Trion P2 dengan melakukan pemindaian salah satu bangunan di lingkungan Universitas Widya Mataram. Proses akuisisi data dilakukan secara langsung di hadapan dosen, mahasiswa, serta perwakilan IAI Daerah Istimewa Yogyakarta, sehingga peserta dapat melihat alur kerja teknologi SLAM LiDAR mulai dari proses pemindaian hingga visualisasi hasilnya.
Data yang diperoleh kemudian diproses dan ditampilkan dalam bentuk point cloud tiga dimensi, memperlihatkan bagaimana kondisi bangunan dapat direpresentasikan secara digital dengan detail yang tinggi dalam waktu relatif singkat. Demonstrasi ini memberikan gambaran nyata mengenai potensi pemanfaatan teknologi laser scanning dalam mendukung kebutuhan dokumentasi arsitektur, renovasi bangunan, pemodelan BIM, maupun arsip digital bangunan bersejarah.
Mendukung Transformasi Digital di Dunia Arsitektur

Pemanfaatan teknologi reality capture semakin berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan data spasial yang akurat dan terdokumentasi secara digital. Dalam dunia arsitektur, data hasil laser scanning dapat dimanfaatkan sebagai dasar untuk penyusunan gambar as-built, pengembangan model BIM, analisis kondisi bangunan, hingga pelestarian warisan budaya.
Melalui partisipasi dalam Talkshow AKSARA 2026, Asaba berharap dapat memperluas pemahaman mengenai penerapan teknologi geospasial di lingkungan akademik sekaligus membuka ruang kolaborasi antara industri dan institusi pendidikan dalam mendorong inovasi di bidang arsitektur dan lingkungan binaan.
Komitmen Asaba dalam Mendukung Pendidikan dan Inovasi
Sebagai penyedia solusi teknologi survei dan pemetaan di Indonesia, Asaba terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan kompetensi sumber daya manusia melalui kegiatan edukasi, seminar, workshop, maupun demonstrasi teknologi. Kolaborasi bersama perguruan tinggi dan organisasi profesi menjadi salah satu langkah penting dalam memperkenalkan perkembangan teknologi geospasial kepada calon profesional, sekaligus menjembatani kebutuhan industri dengan dunia akademik. Partisipasi pada Talkshow AKSARA 2026 menjadi bagian dari komitmen tersebut, dengan harapan teknologi seperti SLAM LiDAR dapat semakin dikenal dan dimanfaatkan untuk mendukung proses dokumentasi, perencanaan, serta pelestarian aset di berbagai bidang.